Kelelahan dalam Pandangan Kesehatan

Kelelahan adalah saluh satu alasan keluhan yang paling umum untuk konsultasi kesehatan. Terminologi ini sendiri termasuk berbagai rasa-rasa yang subyektif (kelemahan, penurunan stamina, kekurangan energi, dan lain sebagainya). Banyak penyakit/kelainan yang dimulai dengan kelelahan. Kelelahan organik dibedakan dari kelelahan psikiatrik (depresi, cemas, post traumatic stress disorders) dan kelelahan reaksional (terisolasi).

 

Tanda-tanda Klinis

Pemeriksaan klinis harus menentukan:

·         Waktu dimulainya (onset): progresif (bertahap) atau tiba-tiba, sudah lama atau baru-baru saja, terisolasi atau terhubung dengan gejala-gejala lain, atau terhubung dengan situasi-situasi tertentu (kerja, intensitas kegiatan, perjalanan, penyakit).

·         Sifat lelah yang dikeluhkan: fisik, intelektual, seksual; apakah terjadi di pagi hari (biasanya berasal dari psikologis) atau apakah umum dirasakan pada sore hari (lebih cenderung berasal dari fisik).

·         Terhubung dengan tanda-tanda klinis:

o   Adanya tanda-tanda umum yang berhubungan (kehilangan nafsu makan, kehilangan berat badan, demam) mengarah pada kemungkinan penyebab organik;

o   Asosiasi tanda-tanda klinis berhubungan terhadap suatu sindrom spesifik yang menentukan etiologi: hemoptisis dengan tuberkulosis; dispnea dengan gagal jantung; anemia dan nyeri abdomen dengan infeksi parasit; jaundis dengan hepatitis, dan sebagainya;

o   Pada seorang pasien dengan tanda-tanda asosiasi seperti kesulitan tidur, anoreksia, masalah-masalah behavioural, kesedihan dan pikiran serta reaksi yang menjadi pelan, pikirkanlah akan suatu episode depresi.

Pemeriksaan klinis meliputi:

·         Status nutrisi: antopometri sederhana (tinggi dan berat badan), tanda-tanda defisiensi nutrisi (vitamin, mineral, protein), anemia, dan lain sebagainya.

·         Sistem kardiovaskular: tekanan darah, pulsasi, auskultasi pulmo dan jantung.

·         Sistem digesti.

·         Limpa, hepar, nodus-nodus limfa.

·         Status psikologis (cemas, depresi).

 

Tatalaksana

Kelelahan yang berhubungan dengan sebuah sindrom: tatalaksana faktor penyebab baik itu organik maupun psikiatrik.

Kelelahan terisolasi sering merupakan suatu manifestasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan isu-isu pribadi, hubungan, dan lain sebagainya. Memberikan waktu untuk mendengarkan dapat membantu pasien merasa lebih baik.

 

Sumber: Clinical Guidelines – Diagnosis & Treatment Manual 7th Edition. 2006. Medicines Sans Frontieres.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s