Prognosis Prosthesa Katup Jantung

Bagaimana prognosis pasien-pasien dengan prosthesis katup jantung tanpa adanya kondisi komplikasi yang lain.

Pengkajian Permasalahan

Katup prosthetik merupakan upaya pengembalian fungsi katup jantung yang rusak dengan cara menggantinya dengan katup buatan. Secara garis besar terdapat dua jenis katup prosthetik , yaitu bioprosthesis dan katup mekanikal.

Bioprosthesis terbuat dari jaringan tubuh manusia atau hewan. Beberapa tipe berbeda termasuk 1) hemograft (jaringan tubuh manusia), baik aortik maupun pulmonari; 2) heterograft (katup dari babi/porcine), sebagai contoh, Hancock atau Carpentier–Edwards; dan 3) perikardial (katup dari sapi/bovine), sebagai contoh, Ionescu–Shiley. Katup dari jaringan memiliki keuntungan dimana mereka tidak bersifat trombogenik sebagaimana katup mekanikal; bagi para pasien dengan ritme sinus tidak memerlukan antikoagulan dalam jangka panjang, meskipun mereka akan memerlukannya untuk 3 hingga 6 bulan pertama pasca penggantian katup. Bagaimana pun juga masih ada kemungkinan emboli sistemik, dengan prosthesis biologis pada pasien-pasien dengan fibrilasi artrial, khususnya dengan prosthesis mitral. Kekurangannya adalah katup dari jaringan ini terdegenerasi dan mengalami kalsifikasi, dan pasien-pasien memerlukan operasi ulang. Sekitar 50% pasien memerlukan penggantian ulang katup dalam 10 hingga 15 tahun. Pada pasien yang muda (20 tahun atau lebih muda), katup-katup ini dapat terkalsifikasi dengan sangat cepat. Katup jenis ini bertahan sedikit lebih lama pada posisi trikuspid daripada dalam posisi disebelah kiri jantung. Katup-katup aortik memiliki durabilitas yang sedikit lebih baik dibandingkan katup-katup mitral. Kegagalan prosthetic dapat dideteksi dengan evaluasi klinis dan echocardiography dua-dimensi dan doppler. Tingkat tahunan (annual rates) akan thrombosis katup 0,03%, thromboembolisme 0,87%, perdarahan 0,38%, dan disfungsi non-struktural sekitar 0,38%. Diperkirakan pada pasien laki-laki usia 65 tahun pasca implanasi katup, perkiraan harapan hidup (life expectancy) sekitar 11,3 tahun, risiko aktual untuk reoperasi sekitar 28%, dan kejadian-kejadian terkait katup (valve-related events) sekitar 47%.

Katup-katup mekanik merupakan katup-katup buatan yang umumnya berbahan dasar logam campuran. Sebagai contoh katup berbentuk bola (ball valve), Starr-Edwards, memiliki waktu guna yang luar biasa dan disebut sebagai high-profile valve. Katup-katup yang lebih baru seperti bileaflet St. Jude atau tilting disc valve (contoh: Björk-Shiley) memiliki profil yang lebih rendah. Semua katup menakik memiliki risiko thromboembolisme dan memerlukan antikoagulan jangka panjang. Hemolisis dapat terjadi pada prothesis mekanis, terutama jika terdapat kebocoran perivalvular (disekitar katup). Komplikasi antikoagulan termasuk perdarahan, ketika rasio normalisasi internasional terlalu tinggi, dan thrombosis, ketika rasio dibawah rasion terapi (subtherapeutic). Tingkat perdarahan minor adalah 2% hingga 4% per tahun, dan perdarahan mayor 1% hingga 2% per tahun. Thromboemboli dan perdarahan sering terjadi setelah AVR (aortic valve replacement) dengan prosthesis mekanik (penelitian dengan St. Jude Medical bileaflet prosthesis) dan memiliki dampak penting dalam survival rate, sehingga kontrol optimal International Normalized Ratio adalah yang terpenting. Risiko komplikasi dari prosthesis mekanis, termasuk endokarditis, sekitar 1% pertahun. Semua pasien dengan prosthesis katup memerlukan antibiotik profilaksis untuk endokarditis. Angka harapan hidup (life expectancy) dan harapan hidup tanpa komplikasi (event-free life expectancy) sekitar 7 dan 5 tahun pada pasien laki-laki usia 75 tahun. Terhitung risiko seumur hidup untuk thromboemboli dan perdarahan 22% dan 15% pada pasien laki-laki usia 35 tahun, serta 7% dan 37% pada pasien laki-laki usia 75 tahun.

Simpulan

Prognosis pada pasien dengan penggantian katup jantung sangat bervariasi. Hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti jenis katup yang digunakan, usia pasien, dan kelanjutan pengawasan dan medikasi pasca implanasi. Secara umum penggantian katup dapat memperjang harapan hidup bagi pasien-pasien dengan indikasi penggantian katup jantung. Namun beberapa komplikasi juga dapat terjadi seperti perdarahan dan tromboemboli, yang pada tingkatan tertentu jika tidak terkontrol secara baik dan mencukupi dapat mengancam jiwa pasien.

Daftar Pustaka

Habermann, Thomas M; Gosh, Amit K. 2008. Mayo Clinic Internal Medicine Concise Textbook. Mayo Foundation for Medical Education and Research. Mayo Clinic Scientific Press and Informa Health Care USA, Inc. Aviable at Gadjah Mada Medical School’s Electronic Library.

Puvimanasinghe; Steyerberg; Takkenberg et al. 2001. Prognosis After Aortic Valve Replacement With A Bioprosthesis – Prediction Based on Meta-Analysis and Microsimulation. American Heart Association, Inc. Aviable at URL: http://www.circulationaha.org.

Takkenberg; Puvimanasinghe; Herwerden et al. 2001. Prognosis After Aortic Valve Replacement with St. Jude Medical Bileaflet Prosthesis: Impact on Outcome of Varying Thromboembolic and Bleeding Hazards. The European Society of Cardiology. Eur Heart J Supplement Vol 3 (Suppl Q) December 2001.

Benussi, Stefano; Verzini, Alessandro; Alfieri Ottavio. 2004. Mitral Valve Replacement and Thromboembolic Risk. The Journal of Heart Valve Disease 2004; 13 (Supplement 1): S81-S83.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s