Panduan Penandaan Area Operasi Bedah

Salah satu titik berat dalam menerapkan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit adalah melakukan penandaan area operasi (surgery site marking) – dan ini dilakukan sesuai dengan kebijakan masing-masing rumah sakit tentunya.

Pada prinsipnya, site marking bertujuan untuk memberi tanda pada pasien yang akan menjalani pembedahan/operasi, umumnya menggunakan tinta permanen yang aman untuk kulit, yang akan memberikan informasi lokasi sayatan/pembedahan, jenis pembedahan, sisi pembedahan, dan lain-lainnya jika diperlukan.

Site Marking
Salah satu ilustrasi penandaan pada wilayah perut (abdominal) sebelum dilakukan operasi. Sumber gambar: redorbit.com

Tergantung dari kebijakan rumah sakit, panduan dapat memuat pelbagai hal terkait praktik penandaan area operasi yang berlaku, terutama karena rumah sakit satu dan lainnya tentunya tidak akan sama.

Panduan pada umumnya berisi hal yang sejenis, mulai dari melibatkan pasien dan keluarga tentang proses panandaan, kapan melakukan, bagaimana caranya, siapa yang melakukan (termasuk pendelegasian dan aspek hukumnya), bagaimana jika pasien menolak, apa saja peranan petugas rumah sakit di dalamnya. Kasus-kasus khusus dan pengecualian juga bisa ditambahkan jika itu berlaku di rumah sakit. Kemudian berisi contoh gambar sejumlah ilustrasi tanda yang diterapkan pada pasien.

Panduan juga harus memuat bagaimana penandaan dapat dilacak (traceable), dan juga dapat dilakukan verifikasi, sehingga mencegah terjadinya kasus-kasus seperti membawa pasien yang salah ke ruang operasi, melakukan jenis operasi yang salah, hingga posisi operasi yang keliru.

Jangan lupa untuk menambahkan/melampirkan sejumlah daftar tilik (checklist) yang diperlukan, seperti sebelum dilakukan insisi dan final time out di dalam ruang operasi.

Berikut saya contohkan sebuah panduan yang diadaptasi dari High 5, dan bisa menjadi kerangka panduan sejenis.

Panduan Penanda Area Operasi

https://www.scribd.com/embeds/259520619/content?start_page=1&view_mode=scroll&show_recommendations=true

Panduan/pedoman penandaan area lokasi operasi untuk tindakan bedah bisa dikatakan salah satu yang paling sederhana, namun akan berkembang menjadi kompleks seiring bertambahnya jenis tindakan bedah yang bisa dilayani di rumah sakit yang bersangkutan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s