Pembuluh Getah Bening yang Bengkak

Pernahkah Anda meraba di sekitar leher dan mendapatkan benjolan kecil yang nyeri ketika Anda sedang terkena influenza atau radang tenggorokan? Bisa jadi itu merupakan pembuluh getah bening yang membengkak. Ada banyak penyebab membengkaknya pembuluh getah bening, dan yang paling umum adalah infeksi. Berkonsultasilah dengan dokter jika Anda menemukan adanya pembengkakan dan tidak tahu mengapa bisa membengkak, atau jika pembengkakan pembuluh getah bening disebabkan oleh infeksi dan tidak kembali mengecil dalam dua minggu.

Kelenjar Getah Bening di Leher
Ilustrasi membengkaknya kelenjar getah bening. Sumber gambar: webmd.

Apa itu kelenjar getah bening?

Kelenjar (glandula) getah bening, yang kadang juga disebut sebagai pembuluh limfe/limfa (tapi bukan limpa), terdapat di seluruh tubuh. Kelenjar getah bening yang saling berdekatan satu sama lainnya sering membentuk kelompok atau rantai yang berhubungan. Misalnya, terdapat kelompok kelenjar getah bening di sisi leher, ketiak, dan selangkangan. Gambar di atas menunjukkan contoh yang ada di dekat leher. Dan kelompok-kelompok serupa juga ada di bagian tubuh lainnya.

Kelenjar getah bening disatukan oleh suatu jaringan yang disebut sebagai kanal/pembuluh limfe (sistem limfatik). Getah bening (limfe) adalah cairan yang terbentuk di antara sel-sel tubuh. Cairan ini mengalir di dalam pembuluh limfe, dan melalui sejumlah kelenjar getah bening, dan pada akhirnya masuk ke dalam aliran darah.

Limfe dan kelenjar limfe merupakan bagian utama dalam sistem imun (kekebalan tubuh). Mereka mengandung sel darah putih (limfosit) dan pelbagai antibodi yang mempertahankan tubuh dari infeksi.

Apa yang menyebabkan kelenjar getah bening membengkak?

Ukuran wajar kelenjar getah bening biasanya hanya sebesar kacang. Anda bisa merabanya di bawah kulit sebagai benjolan kecil. Biasanya orang bisa merasakan dengan mudah kelenjar getah bening yang ada di leher mereka. Kelenjar-kelenjar getah bening di bawah kulit menjadi lebih kentara dan mudah dirasakan jika mereka membengkak. Mereka bisa membengkak hingga seukuran kelereng atau lebih besar lagi.

Jika kelenjar limfe yang membengkak ada di bagian dalam dada atau perut, Anda tidak akan melihat atau merasakannya.

Beberapa penyebab membengkaknya kelenjar getah bening adalah:

Infeksi

Infeksi merupakan penyebab paling umum, di mana kelenjar yang dekat dengan suatu area infeksi akan membengkak dengan cepat dan nyeri jika tertekan sebagaimana sistem imun melawan kuman penginfeksi (bakteri, virus, dan lainnya). Kelenjar getah bening biasanya kembali ke ukuran kacang ketika infeksi sudah selesai. Biasanya memerlukan waktu sekitar seminggu secara bertahap kembali ke ukuran wajar.

Beberapa contoh infeksi penyebab adalah:

  • Infeksi (radang) tenggorokan, tonsilitis (dikenal juga sebagai amandel), batuk pilek, dan infeksi berkaitan dengan gigi dan gusi bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening di daerah leher.
  • Kondisi infeksi kulit kepala, bahkan jika ada kutu di kepala bisa menyebabkan kelenjar getah bening di bagian kepala belakang membengkak.
  • Infeksi kulit di daerah lengan bisa membuat kelenjar getah bening di ketiak membengkak.
  • Infeksi pada kaki atau kelamin, atau ruam popok, bisa menyebabkan kelenjar getah bening di sekitar selangkangan membengkak.
  • Infeksi virus seperti flu, cacar air, dan lainnya yang memengaruhi seluruh tubuh. Maka bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening di pelbagai bagian tubuh.

Keganasan/kanker

Sejumlah sel-sel dari suatu kanker bisa melepaskan diri dan menyebar (metastasis) ke kelenjar getah bening terdekat melalui pembuluh getah bening. Sel-sel kanker ini kemudian tumbuh dan memperbanyak diri di dalam kelenjar getah bening, sehingga menyebabkan kelenjar getah bening membengkak. Sebagai contoh:

  • Kanker payudara bisa menyebar ke kelenjar getah bening di ketiak.
  • Kanker tenggorokan bisa menyebar ke kelenjar getah bening di leher.
  • Kanker paru dan lambung bisa menyebar ke kelenjar getah bening yang biasanya tidak dapat Anda lihat atau rasakan di dalam dada dan perut.
  • Kanker kulit bisa menyebar ke kelenjar getah bening yang terdekat.
  • Kanker pada sistem limfatik dan peredaran darah (limfoma non-Hodgkin, limfoma Hodgkin, dan leukemia) bisa menyebabkan banyak kelenjar getah bening membengkak.

Sebagai pendekatan, kelenjar getah bening yang membengkak karena kanker, limfoma, atau leukemia biasanya berkembang lebih lambat dibandingkan yang disebabkan oleh infeksi. Dan umumnya tidak terasa nyeri pada awalnya.

Penyebab lain yang jarang

Cukup jarang, kelenjar getah bening juga bisa membengkak disebabkan oleh reaksi terhadap obat-obat tertentu, penyakit pencadangan glikogen, sarkoidosis, dan peradangan sendi (arthritis) tertentu. Juga bisa disebabkan oleh infeksi yang lebih jarang seperti HIV, penyakit Kawasaki, dan tuberkulosis (TB).

Bagaimana pengobatan kelenjar getah bening yang bengkak?

Pengobatan atau terapi sangat bergantung pada penyebabnya. Sebagai penanda dari pelbagai kondisi kesehatan yang berbeda-beda, maka pendekatan tata laksana yang dilakukan juga bisa berbeda-beda tergantung dari kondisi atau penyakit yang melandasi.

Misalnya, sebagai contoh, jika penyebab adalah infeksi virus yang cukup umum; maka dalam kondisi ini tidak diperlukan terapi yang spesifik akan disarankan. Kelenjar getah bening akan kembali normal dalam kurang lebih seminggu. Namun jika disebabkan oleh kanker atau limfoma, maka terapi yang lebih agresif akan disarankan.

Apa yang sebaiknya dilakukan jika mendapati kelenjar getah bening bengkak?

Pembengkakan kelenjar getah bening karena infeksi virus adalah hal yang umum. Misalnya jika terkena radang tenggorokan akibat infeksi virus. Pembengkakan kelenjar getah bening perlu lebih diperhatikan jika muncul tanpa penyebab yang jelas. Periksa ke dokter jika:

  • Jika Anda mendapati ada kelenjar getah bening yang membengkak, namun Anda tidak bisa menemukan penyebabnya. Semisal tidak ada tanda infeksi.
  • Kelenjar getah bening membengkak karena infeksi, namun tidak kembali ke dalam ukuran yang wajar dalam dua minggu.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s