Membangun Sebuah Hospital Disaster Plan

Indonesia adalah wilayah rawan bencana alam dan bencana buatan manusia. Rumah Sakit adalah salah satu area kerja yang menghadapi tantangan dalam bersiap-siaga menghadapi bencana ini. Oleh karena itu wajar, ketika membangun rumah sakit pertama kali, area yang rawan terkena dampak bencana perlu dihindari, atau tempat di mana bencana mungkin memberikan dampak paling merusak tidak akan cocok dijadikan rumah sakit.

Namun demikian, bencana tidak selalu bisa dihindari. Kita memiliki segudang bencana di negeri ini, baik itu bencana gunung meletus (abu vulkanik), gempa bumi, banjir, angin kencang, hingga bencana buatan manusia seperti ancaman bom dan terorisme. Ketika bencana ini terjadi, rumah sakit akan terkena imbasnya, baik imbas langsung dari bencana seperti kerusakan bangunan dan sistem, maupun imbas tidak langsung seperti lonjakan korban bencana yang menjadi pasien.

Hospital Disaster Plan/Preparedness (HDP) adalah sebuah mekanisme, pedoman dan kebijakan bagi rumah sakit untuk bersiap-siaga dalam menghadapi bencana dan dampaknya. Jika rumah sakit tidak memiliki HDP, bisa dikatakan mereka akan gagal dalam menghadapi menghadapi situasi bencana. Karena bahkan rumah sakit yang telah memiliki HDP pun belum tentu bisa dengan baik menerapkannya, apalagi jika jarang dilatih.

Bagaimana Anda menghadapi kebakaran di sebuah gedung jika Anda tidak pernah berlatih untuk itu?

Dalam menyusun sebuah HDP, selayaknya terdapat sebuah Tim Mandiri – jangan berharap satu orang bisa menyelesaikannya. Mulai dari pemangku kebijakan di rumah sakit hingga tenaga keamaan layak dilibatkan. Tim sebaiknya terdiri dari mereka yang sudah terlatih mengenai kesiapsiagaan bencana.

Tim kemudian akan melakukan pengkajian terhadap risiko bencana dan dampaknya yang paling mungkin dan paling parah yang bisa menghantam rumah sakit. Inventaris terhadap pelbagai kondisi dan sumber daya rumah sakit juga akan bermanfaat untuk melihat kelebihan dan kekurangan rumah sakit dalam menghadapi bencana yang berpotensi tadi.

Setelahnya, tim akan membuat sejumlah skenario bencana dan dampaknya bagi rumah sakit untuk dapat diperkirakan solusi persiapan dan penanganan bencana jika muncul. Misalnya, jika tim melakukan identifikasi daerah rawan bencana kebakaran, maka pelatihan dan alat pemadam kebakaran tentunya akan disiapkan sedini mungkin. Jika rawan angin kencang, maka atap yang berat dan jendela yang diperkuat layak dipertimbangkan, tapi pertimbangan ini tidak akan layak jika diterapkan di wilayah yang rawan gempa bumi.

Sumber gambar: ProPublica ORG

Sehingga bisa dikatakan, membuat rancangan solusi dari setiap skenario bencana adalah seni tersendiri. Ini dirangkum dalam kesiapsiagaan bencana.

Hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan selain skenario spesifik adalah suplai staf/karyawan, dokter, tenaga ahli, makanan, minuman, linen, listrik dan air, keamanan dan keselamatan, komunikasi, dan tentunya yang tidak kalah penting adalah hubungan masyarakat.

Saya akan sedikit berbagi contoh dokumen Hospital Disaster Plan, Anda cukup mengganti beberapa kalimat dan nama untuk mencoba dicocokkan dengan kondisi rumah sakit Anda.

Kesiapsiagaan Bencana di Rumah Sakit by Cahya Legawa

https://www.scribd.com/embeds/306840134/content?start_page=1&view_mode=scroll&access_key=key-VrqyJxY13tGsgpz5O7UD&show_recommendations=true

Dokumen ini sengaja saya letakkan di Scribd, sehingga banyak orang dapat mengaksesnya secara cuma-cuma. Saya menggunakan beberapa data lokal di Daerah Bantul, Yogayakarta sebagai acuan contoh pada beberapa bagiannya.

Tentu saja dokumen HDP ini tidak serta merta bisa diterapkan di tempat Anda tanpa penyesuaian terlebih dahulu. Tapi setidaknya memberikan gambaran tentang kompleksitas sebuah rencana kesiapsiagaan bencana di rumah sakit.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s