Saat Dokter Memilih Penlight

Salah satu alat yang dibawa kemana-mana oleh dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lain adalah penlight, yang kadang disebut juga dengan sebutan senter dokter atau senter medis. Alat ini termasuk alat yang memiliki usia pakai tidak panjang, sekitar 3 hingga 6 tahun sebelum diganti dengan yang baru.

Pada banyak kenyataan praktik di lapangan, tidak jarang senter medis atau penlight diganti dengan menggunakan senter biasa, atau senter LED yang bisa dibeli di toko alat listrik. Tergantung pemanfaatannya, pilihan menggunakan senter biasa tidaklah selalu baik.

IMG_20171013_155634
Menggunakan Penlight dengan memilih mempertimbangkan unsur kenyamanan dan keselamatan pasien.

Dalam memilih penlight, dokter atau perawat umumnya akan mempertimbangkan alasan utama penggunaannya, dan beranjak dari alasan ini kemudian menentukan jenis senter medis yang dapat dipilih. Saya tidak akan berkata bahwa ada satu jenis penlight yang terbaik untuk semua jenis situasi.

Beberapa pertimbangan yang umumnya dilakukan sebelum membeli atau memilih penlight adalah:

Ukuran

Dimensi senter medis selayaknya tidak terlalu besar atau terlalu kecil. Cukup nyaman untuk digenggam di tangan dan diletakkan di saku dengan aman. Membandingkan dengan pena/pulpen yang digunakan sehari-hari akan bisa membantu memilih ukuran yang tepat.

Ukuran yang terlalu besar akan menyulitkan saat di bawa berpindah-pindah. Jika ukuran terlalu kecil, kemungkinan tidak akan nyaman di tangan.

Kecerahan

Senter medis berbeda dengan senter pada umumnya. Memilih senter medis tidak bermakna berlomba-lomba mencari mana yang paling terang.

Ukuran yang biasanya cukup baik adalah pada sekitaran 100 lumen, jika memiliki pilihan setelah antara 20 – 100 – 150 lumen akan lebih baik lagi. Kecerahan ini cukup aman bagi mata pasien saat melakukan pemeriksaan pupil, sehingga bisa dikatakan photobiologically safe. Dan dengan menggunakan kecerahan ini, tenaga kesehatan turut mendukung keselamatan pasien di area kerja mereka.

Hindari kecerahan yang terlalu tinggi, apalagi mencapai bahkan melebihi 1000 lumen. Senter LED biasa umumnya memiliki kecerahan pada tingkat tersebut. Kecerahan 1000 lumen ke atas mungkin akan membantu untuk melakukan tindakan medis seperti sebagai penerangan saat bedah minor, tapi percayalah, kecerahan ini sangat tidak nyaman bagi pasien yang dilakukan pemeriksaan pupil dan bahkan berisiko mencederai pasien.

Jenis Pencahayaan

Dalam perkembangannya, penlight memiliki pelbagai jenis pencahayaan, mulai dari yang menggunakan bohlam, hingga LED. Saat ini LED tampaknya lebih populer, selain cukup terang, juga menggunakan daya listrik yang lebih hemat.

Beberapa merk tertentu menggunakan CREE LED, ini adalah pilihan umum, ada juga yang menggunakan Nichia LED. Yang diharapkan adalah pencahayaan yang dihasilkan berupa putih alami (natural white).

Beberapa dokter mungkin lebih memilih menggunakan sumber pencahayaan tipe lampu halogen, karena kesan yang dihasilkan tidak ‘menyapu’ warna alami ketika dilakukan pemeriksaan. Hanya saja penlight tipe ini biasanya lebih mahal di pasaran.

Pertimbangkan juga untuk memilih yang memiliki regulasi kelistrikan yang mencegah ‘kedipan’. Arus yang stabil dan konstan akan mencegah sinar terlalu banyak berkedip, dan mengurangi beban otot mata.

Disarankan juga untuk mempertimbangkan yang memiliki reflektor halus dan uniform, sedemikian hingga sinar jatuh pada suatu bidang dalam kecerahan yang sama, dan mengurangi kemungkinan kesalahan diagnosis.

Sumber Energi

Ini mungkin sesuai dengan selera, namun kebanyakan penlight yang nyaman akan memiliki sumber energi dari baterai AAA. Walau ada juga yang memakai sistem pengisian ulang.

Penggunaan

Di mana penlight akan digunakan? Jika seorang dokter berada di instalasi gawat darurat, mereka mungkin lebih menginginkan penlight yang teramat ringan, dan dengan jenis pencahayaan yang mampu menerangi bidang yang lebih luas dibandingkan bidang yang terfokus. Penlight seperti ini umumnya memiliki ujung yang menyerupai stylus. Tentunya yang dilengkapi dengan pengukur pupil akan lebih baik.

Jika berada di ruang isolasi, kemungkinan tipe disposable (sekali pakai) lebih disukai, karena tidak akan dibawa kemana-mana dan dibuang setelah masa pakai sudah habis.

Kedap Air

Tidak hanya jam tangan yang memiliki fitur tambahan kedap air. Namun sejumlah penlight juga memiliki fitur ini dengan sertifikasi seperti IPX-8.

Mengapa memerlukan fitur kedap air? Fitur ini dipertimbangkan bagi para dokter atau tenaga kesehatan yang bekerja pada lingkungan yang memiliki tingkat infeksi tinggi, seperti pelayanan pasien di FKTP atau Poliklinik/Bangsal Penyakit Dalam, Paru, dan sebagainya. Penlight dan alat medis tertentu bisa jadi perlu dilakukan desinfeksi dengan menggunakan larutan disinfektan.

Atau jika bekerja sebagai tenaga medis di lapangan, di mana kemungkinan bekerja di bawa cuaca ekstrim seperti hujan.

Harga

Ini mungkin akan jadi pertimbangan yang cukup menentukan. Pada dasarnya banyak penlight yang direkomendasikan memiliki harga bekisar antara USD 40 – 80. Dan harga tersebut menjadi jauh lebih mahal jika membeli dari luar negeri, karena ketersediannya di dalam negeri tidak banyak dibandingkan merk populer di dalam negeri. Membeli dengan mengimpor, atau memanfaatkan jasa pembelian barang dari situs populer seperti Amazon dan Ebay untuk mendapatkan penlight yang sesuai tentunya tidak cost-effective.

Merk seperti Welch Allyn, Thrunite, Nitecore, Escolite dan sebagainya tidak populer di Indonesia. Tapi bukan berarti tidak ada yang mempertimbangkannya. Bahkan ada merk yang memiliki reseller resmi di Indonesia.

Rata-rata usia penlight juga menjadi pertimbangan, jika ada yang bisa bertahan hingga di atas lima tahun penggunaan, maka sejumlah tenaga kesehatan akan berani membayar lebih mahal dibandingkan penlight yang memiliki usia pakai lebih pendek. Ini akan menjadi investasi yang lebih bijak dalam jangka panjang,

Pada akhirnya dokter dan tenaga kesehatan akan memilih penlight yang cukup umum di pasaran dalam negeri. Atau cukup menggunakan senter ala kadarnya yang disediakan oleh fasilitas layanan kesehatan.

Apapun pilihannya, prinsip-prinsip seperti pencegahan kekeliruan diagnosis, keselamatan pasien dengan pencahayaan yang tidak berlebihan, pencegahan infeksi melalui desinfeksi menjadi pertimbangan yang umum dalam memilih penlight atau senter medis.

Sebagai catatan akhir, walau penulis menyebutkan sejumlah merk dalam tulisan ini, penulis tidak memiliki hubungan apapun dengan pemilik merk terkait terbitnya tulisan ini, dan tidak menerima keuntungan finansial dari para pemegang merk yang disebutkan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s